Wednesday, 4 June 2008

Hubungan Seksual Suami Isteri

Kita tidak boleh bersikap malu dalam memahami ilmu agama, untuk menanyakan sesuatu hal. Aisyah r.a. telah memuji wanita Anshar, bahwa mereka tidak dihalangi sifat malu untuk menanyakan ilmu agama. Walaupun dalam masalah-masalah yang berkaitan dengan haid, nifas, janabat, dan lain-lainnya, di hadapan umum ketika di masjid, yang biasanya dihadiri oleh orang banyak dan di saat para ulama mengajarkan masalah-masalah wudhu, najasah (macam-macam najis), mandi janabat, dan sebagainya.

Hal serupa juga terjadi di tempat-tempat pengajian Al-Qur’an dan hadis yang ada hubungannya dengan masalah tersebut, yang bagi para ulama tidak ada jalan lain, kecuali dengan cara menerangkan secara jelas mengenai hukum-hukum Allah dan Sunnah Nabi saw. dengan cara yang tidak mengurangi kehormatan agama, kehebatan masjid dan kewibawaan para ulama.

Hal itu sesuai dengan apa yang dihimbau oleh ahli-ahli pendidikan pada saat ini. Yakni, masalah hubungan ini, agar diungkapkan secara jelas kepada para pelajar, tanpa ditutupi atau dibesar-besarkan, agar dapat dipahami oleh mereka.

Sebenarnya, masalah hubungan antara suami-isteri itu pengaruhnya amat besar bagi kehidupan mereka, maka hendaknya memperhatikan dan menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan kesalahan dan kerusakan terhadap kelangsungan hubungan suami-isteri. Kesalahan yang bertumpuk dapat mengakibatkan kehancuran bagi kehidupan keluarganya.

Agama Islam dengan nyata tidak mengabaikan segi-segi dari kehidupan manusia dan kehidupan berkeluarga, yang telah diterangkan tentang perintah dan larangannya. Semua telah tercantum dalam ajaran-ajaran Islam, misalnya mengenai akhlak, tabiat, suluk, dan sebagainya. Tidak ada satu hal pun yang diabaikan (dilalaikan).

1. Islam telah menetapkan pengakuan bagi fitrah manusia dan dorongannya akan seksual, serta ditentangnya tindakan ekstrim yang condong menganggap hal itu kotor. Oleh karena itu, Islam melarang bagi orang yang hendak menghilangkan dan memfungsikannya dengan cara menentang orang yang berkehendak untuk selamanya menjadi bujang dan meninggalkan sunnah Nabi saw, yaitu menikah.

Nabi saw. telah menyatakan sebagai berikut:

“Aku lebih mengenal Allah daripada kamu dan aku lebih khusyu, kepada Allah daripada kamu, tetapi aku bangun malam, tidur, berpuasa, tidak berpuasa dan menikahi wanita. Maka, barangsiapa yang tidak senang (mengakui) sunnahku, maka dia bukan termasuk golonganku.”

2. Islam telah menerangkan atas hal-hal kedua pasangan setelah pernikahan, mengenai hubungannya dengan cara menerima dorongan akan masalah-masalah seksual, bahkan mengerjakannya dianggap suatu ibadat.

Sebagaimana keterangan Nabi saw.:

“Di kemaluan kamu ada sedekah (pahala).” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah ketika kami bersetubuh dengan istri akan mendapat pahala?” Rasulullah saw. menjawab, “Ya. Andaikata bersetubuh pada tempat yang dilarang (diharamkan) itu berdosa. Begitu juga dilakukan pada tempat yang halal, pasti mendapat pahala. Kamu hanya menghitung hal-hal yang buruk saja, akan tetapi tidak menghitung hal-hal yang baik.”

Berdasarkan tabiat dan fitrah, biasanya pihak laki-laki yang lebih agresif, tidak memiliki kesabaran dan kurang dapat menahan diri. Sebaliknya wanita itu bersikap pemalu dan dapat menahan diri.

Karenanya diharuskan bagi wanita menerima dan mentaati panggilan suami. Sebagaimana dijelaskan dalam hadis:

“Jika si istri dipanggil oleh suaminya karena perlu, maka supaya segera datang, walaupun dia sedang masak.” (H.r. Tirmidzi, dan dikatakan hadis Hasan).

Dianjurkan oleh Nabi saw. supaya si isteri jangan sampai menolak kehendak suaminya tanpa alasan, yang dapat menimbulkan kemarahan atau menyebabkannya menyimpang ke jalan yang tidak baik, atau membuatnya gelisah dan tegang.

Nabi saw. telah bersabda:

“Jika suami mengajak tidur si isteri lalu dia menolak, kemudian suaminya marah kepadanya, maka malaikat akan melaknat dia sampai pagi.” (H.r. Muttafaq Alaih).

Keadaan yang demikian itu jika dilakukan tanpa uzur dan alasan yang masuk akal, misalnya sakit, letih, berhalangan, atau hal-hal yang layak. Bagi suami, supaya menjaga hal itu, menerima alasan tersebut, dan sadar bahwa Allah swt. adalah Tuhan bagi hamba-hambaNya Yang Maha Pemberi Rezeki dan Hidayat, dengan menerima uzur hambaNya. Dan hendaknya hambaNya juga menerima uzur tersebut.

Selanjutnya, Islam telah melarang bagi seorang isteri yang berpuasa sunnah tanpa seizin suaminya, karena baginya lebih diutamakan untuk memelihara haknya daripada mendapat pahala puasa.

Nabi saw. bersabda:

“Dilarang bagi si isteri (puasa sunnah) sedangkan suaminya ada, kecuali dengan izinnya.” (H.r. Muttafaq Alaih).

Disamping dipeliharanya hak kaum laki-laki (suami) dalam Islam, tidak lupa hak wanita (isteri) juga harus dipelihara dalam segala hal. Nabi saw. menyatakan kepada laki-laki (suami) yang terus-menerus puasa dan bangun malam.

Beliau bersabda:

“Sesungguhnya bagi jasadmu ada hak dan hagi keluargamu (isterimu) ada hak.”

Abu Hamid Al-Ghazali, ahli fiqih dan tasawuf dalam kitab Ihya’ mengenai adab bersetubuh, beliau berkata:

“Disunnahkan memulainya dengan membaca Bismillahirrahmaanir-rahiim dan berdoa, sebagaimana Nabi saw. mengatakan:

“Ya Allah, jauhkanlah aku dan setan dan jauhkanlah setan dari apa yang Engkau berikan kepadaku’.”

Rasulullah saw. melanjutkan sabdanya, “Jika mendapat anak, maka tidak akan diganggu oleh setan.”

Al-Ghazali berkata, “Dalam suasana ini (akan bersetubuh) hendaknya didahului dengan kata-kata manis, bermesra-mesraan dan sebagainya; dan menutup diri mereka dengan selimut, jangan telanjang menyerupai binatang. Sang suami harus memelihara suasana dan menyesuaikan diri, sehingga kedua pasangan sama-sama dapat menikmati dan merasa puas.”

Berkata Al-Imam Abu Abdullah Ibnul Qayyim dalam kitabnya Zaadul Ma’aad Fie Haadii Khainrul ‘Ibaad, mengenai sunnah Nabi saw. dan keterangannya dalam cara bersetubuh.

Selanjutnya Ibnul Qayyim berkata:

Tujuan utama dari jimak (bersetubuh) itu ialah:

1. Dipeliharanya nasab (keturunan), sehingga mencapai jumlah yang ditetapkan menurut takdir Allah.

2. Mengeluarkan air yang dapat mengganggu kesehatan badan jika ditahan terus.

3. Mencapai maksud dan merasakan kenikmatan, sebagaimana kelak di surga.

Ditambah lagi mengenai manfaatnya, yaitu: Menundukkan pandangan, menahan nafsu, menguatkan jiwa dan agar tidak berbuat serong bagi kedua pasangan. Nabi saw. telah menyatakan:

“Yang aku cintai di antara duniamu adalah wanita dan wewangian.”

Selanjutnya Nabi saw. bersabda:

“Wahai para pemuda! Barangsiapa yang mampu melaksanakan pernikahan, maka hendaknya menikah. Sesungguhnya hal itu menundukkan penglihatan dan memelihara kemaluan.”

Kemudian Ibnul Qayyim berkata, “Sebaiknya sebelum bersetubuh hendaknya diajak bersenda-gurau dan menciumnya, sebagaimana Rasulullah saw. melakukannya.”

Ini semua menunjukkan bahwa para ulama dalam usaha mencari jalan baik tidak bersifat konservatif, bahkan tidak kalah kemajuannya daripada penemuan-penemuan atau pendapat masa kini.

Yang dapat disimpulkan di sini adalah bahwa sesungguhnya Islam telah mengenal hubungan seksual diantara kedua pasangan, suami isteri, yang telah diterangkan dalam Al-Qur’anul Karim pada Surat Al-Baqarah, yang ada hubungannya dengan peraturan keluarga.

Firman Allah swt.:

“Dihalalkan bagi kamu pada malam hari puasa, bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka itu adalah pakaian bagimu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu,
Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah kamu, hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian, sempurnakanlah puasa itu sampai malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedangkan kamu beriktikaf dalam masjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya …” (Q.s. Al-Baqarah: 187).

Tidak ada kata yang lebih indah, serta lebih benar, mengenai hubungan antara suami-isteri, kecuali yang telah disebutkan, yaitu:

“Mereka itu adalah pakaian bagimu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka.” (Q.s. Al-Baqarah 187).

Pada ayat lain juga diterangkan, yaitu:

“Mereka bertanya kepadamu tentang haid, katakanlah: Haid itu adalah suatu kotoran. Oleh sebab itu, hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.

Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok tanammu itu dengan cara bagaimana saja kamu kehendaki. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan takwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemuiNya. Dan berilah kabar gembira bagi orang-orang yang beriman.” (Q.s. Al-Baqarah: 222-223).

Maka, semua hadis yang menafsirkan bahwa dijauhinya yang disebut pada ayat di atas, hanya masalah persetubuhan saja. Selain itu, apa saja yang dapat dilakukan, tidak dilarang.

Pada ayat di atas disebutkan:

“Maka, datangilah tanah tempat bercocok tanammu dengan cara bagaimanapun kamu kehendaki.” (Q.s. Al-Baqarah: 223).

Tidak ada suatu perhatian yang melebihi daripada disebutnya masalah dan undang-undang atau peraturannya dalam Al-Qur’anul Karim secara langsung, sebagaimana diterangkan di atas.


petikan dari salah satu website

--------------------------------------------------------------------------------------------

30 petuakukuh ikatan cinta - petikan mymetro

"MENCINTAI dan dicintai adalah naluri yang dimiliki semua makhluk di dunia ini. Selain manusia, makhluk yang menghuni isi alam ini termasuk haiwan juga dianugerahi perasaan sedemikian."

MENCINTAI dan dicintai adalah naluri yang dimiliki semua makhluk di dunia ini. Selain manusia, makhluk yang menghuni isi alam ini termasuk haiwan juga dianugerahi perasaan sedemikian.

Rasa cinta, kasih sayang dan membina impian untuk hidup bahagia bersama pasangan yang dicintai menjadi harapan kepada pasangan bercinta.

Bagi merealisasikan setiap impian berkenaan, pasangan yang bercinta sering mendambakan harapan supaya suatu hari nanti mereka mampu bersatu dan mendayung kebahagiaan bersama hingga ke akhir hayat.

Namun bukan semua harapan itu dipenuhi. Ada kalanya setiap perhubungan diuji bagi mengenal sejauh mana kentalnya rasa kasih pasangan. Adakah anda tabah dengan dugaan yang diberi?

30 petua berikut mungkin boleh dijadikan asas penting kepada pasangan yang bercinta supaya hubungan terus kukuh, intim dan akhirnya menjadi insan paling bahagia di dunia ini.

- Setiap insan ada jodoh atau pasangan yang menanti dan biasanya ia berada tidak jauh dari anda. Jarang seseorang itu bertemu jodoh yang berada jauh darinya.

- Jodoh itu ketentuan Allah dan kita wajib berusaha. Doa, usaha yang betul dan bersungguh-sungguh disertai dengan tawakal, insya-Allah akan menemukan anda dengan pasangan.

- Banyak orang masih belum bertemu jodoh kerana mudah patah semangat. Teruskan usaha sehingga anda bertemu jodoh.

- Seimbangkan hidup anda dengan sempurna agar diri anda jadi seperti magnet yang menarik bakal pasangan anda kepada anda.

- Daya tarikan yang sebenar berpusat di hati yang murni. Berusahalah untuk mencuci hati anda daripada semua perasaan yang negatif terhadap semua orang di dunia ini.

- Agar mudah orang sayang, cuci hati dengan jaga ibadah, solat taubat, beristighfar, baca al-Quran, memaafkan orang lain, meminta maaf, bersedekah dan berfikiran positif.

- Sayangi semua orang di sekitar anda dan anda akan menarik sayang terhadap anda. Jika anda membenci orang, ditakuti bakal pasangan akan membenci anda.

- Harus sentiasa bersedia untuk bertemu dengan pasangan pada bila-bila masa. Justeru, kita perlu sentiasa dalam keadaan yang paling menarik setiap masa. Tanggapan pertama adalah yang terpenting.

- Untuk lelaki, tarikan pertama ialah pakaiannya. Untuk perempuan, wajah dan bentuk badan menjadi tarikan pertama.

- Buka hati dan minda anda untuk menerima cinta. Cinta boleh berputik pada bila-bila masa. Cinta mudah datang kepada mereka yang sentiasa bersedia untuk menerima cinta.

- Cinta datang melalui mata lalu turun ke hati. Justeru, perhebatkan hubungan mata secara memandang bakal pasangan dengan penuh kasih sayang.

- Kita boleh berkomunikasi melalui fikiran. Hantarlah kasih sayang dan hasrat murni anda terhadap pasangan dengan gelombang fikiran ini secara berterusan hingga berjaya.

- Ramai yang terlepas peluang dan patah hati sebab lewat menyatakan hasrat kepada bakal pasangan.

- Tidak salah bagi wanita memulakan usaha untuk berkenalan. Lelaki akan sentiasa merasakan mereka yang memulakan perkenalan walaupun sebenarnya wanita yang memulakannya.

- Berkomunikasi dengan mesra dan bersemangat menggunakan lidah, mata, hati serta bahasa badan. Elakkan bercakap sambil lewa atau kurang sopan terhadap bakal pasangan.

- Berbual dengan pasangan mengenai apa yang dia suka. Beri tumpuan kepada minat dan perasaannya. Elakkan sibuk memberi tumpuan kepada diri sendiri.

- Layan bakal pasangan dengan mesra seperti kawan lama walaupun baru berkenalan. Bentuk suasana keintiman dengan segera agar bakal pasangan rasa selesa.

- Makin mudah kita menceritakan hal peribadi yang munasabah kepada bakal pasangan, semakin mudah dia menceritakan hal dirinya kepada kita.

- Berdoa dan latih diri agar kita pandai mendampingi orang lain serta seronok untuk didampingi orang lain.

- Beri sayang untuk mendapat sayang. Orang yang masih ada perasaan benci terhadap sesiapa saja boleh menyebabkan bakal pasangan benci atau tidak tertarik kepada kita.

- Untuk wanita, jangan jual mahal terhadap bakal pasangan. Tetapi, nyatakan dengan hikmah kepadanya yang anda amat sukar untuk berkenalan dengan lelaki lain.

- Kebanyakan lelaki mudah tertarik kepada perempuan yang ringkas, tidak materialistik, mudah berterima kasih dan reda dengan setiap pemberian lelaki terbabit.

- Wanita mudah tertarik kepada lelaki yang memberi perhatian, penghargaan dan penghormatan kepada mereka. Oleh itu, lelaki janganlah terlalu berjimat atau kedekut.

- Lelaki harus belajar mengenal kerenah, perasaan, pemikiran, kehendak, keperluan, kesukaan dan kebencian wanita.

-Elakkan memberi tumpuan kepada kelemahan dan kesilapan kecil yang ada pada bakal pasangan. Jangan sesekali mengutuk atau memalukan bakal pasangan.

- Senyuman ikhlas, wajah yang menawan dan bahasa badan yang penuh kemesraan akan menambat lelaki terhadap wanita.

- Orang mudah tertawan kepada bakal pasangan yang ada persamaan dan perbezaan sifat, tindakan serta minat. Terlalu banyak persamaan membosankan. Banyak sangat perbezaan menyesakkan.

- Orang mudah tertarik kepada bakal pasangan yang ada sikap dan sifat yang saling mengimbangi serta melengkapkan sikap dan sifatnya.

- Walaupun belum kenal rapat dengan bakal pasangan, nyatakan yang anda sering berasa atau berfikir seperti yang dia rasa atau fikir. Keserasian adalah tarikan.

- Perempuan membentuk hubungan dengan berbual dan bercakap. Lelaki membentuk hubungan dengan melakukan sesuatu kegiatan bersama.

Jadilah Suami yang Terbaik

MENJADI suami terbaik adalah impian lelaki sejati. Untuk berjaya, lelaki mengimpikan sebuah rumah tangga yang bahagia di samping isteri tercinta serta cahaya mata yang comel dan bijak.

Begitu juga dengan wanita. Mereka mengimpikan lelaki yang mampu menyayanginya, berkongsi susah senang dan sekali gus membesarkan cahaya mata tanpa sebarang masalah.


Bagi membentuk rumah tangga bahagia, bukan satu pihak saja yang harus berkorban. Baik suami mahupun isteri, mereka harus sepakat dalam mengemudi bahtera menuju destinasi yang diimpikan bersama.

Panduan berikut barangkali boleh membantu pasangan khususnya si suami untuk mengemudi rumah tangga ke arah kebahagiaan.

- Usah membelakangkan pendapat isteri dalam membuat sebarang keputusan berhubung rumah tangga atau perkara lain. Minta pendapat isteri supaya dia berasa lebih dihargai.

- Suami yang gagal menonjolkan akhlak mulia akan mengurangkan rasa hormat keluarga padanya. Hilangnya contoh yang baik dalam keluarga adalah antara punca anak menjadi liar.

- Suami tidak seharusnya terlalu tegas dan kasar pada anak kerana ia mengganggu proses perkembangan serta emosi. Awasi bahasa percakapan dan hindari ungkapan kesat atau maki hamun.

- Suami yang bersikap ganjil atau gila-gila akan mengurangkan rasa hormat serta memberi tekanan pada anak dan isteri. Suami yang matang dan berwibawa akan lebih dicontohi lagi dihormati.

- Suami yang tidak tetap pendirian dalam membuat keputusan tidak dapat membimbing ahli keluarganya dengan sebaik mungkin. Antara punca kegagalan adalah sikap ragu-ragu.

- Suami tidak seharusnya menggunakan cara menggertak atau mengugut isteri walau untuk apa tujuan sekalipun. Perbuatan itu sebenarnya hanya memperlekehkan isteri.

- Suami yang kerap pulang lewat ke rumah akan hanya memberi tekanan pada isteri dan anak-anak. Berusaha seawal mungkin untuk berada di rumah kerana seorang suami sering ditunggu kepulangannya.

- Suami yang gagal menguruskan masanya dengan baik dan berkesan turut gagal dalam meluangkan masa bersama isteri serta anak. Usah jadikan rumah ibarat tempat persinggahan.

- Suami yang mengabaikan rumah tangga serta tidak memberi perhatian pada isteri dan anak akan hanya membuatkan mereka rasa tidak diperlukan. Bijak memperuntukkan masa dan sesekali bercuti bersama mereka.

- Suami yang tidak bersedia memohon maaf daripada isteri sebenarnya ego dan menyakiti hati isteri. Ungkapan maaf pada isteri boleh membuatkan suami lebih disayangi dan dihormati.

- Usah mengkritik isteri keterlaluan sama ada dari segi penampilan, masakan atau apa saja kerana ia akan memadamkan kreativiti serta semangat si isteri. Pujian dan dorongan mampu meningkatkan semangatnya.

- Usah berbohong pada isteri kerana ia boleh menggugat kepercayaan isteri pada suami apabila ia terbongkar. Bersemuka dengan isteri lebih menyerlahkan kejujuran.

- Isteri tidak gembira jika suami terlalu kedekut atau berkira untuk perbelanjaan keluarga. Sesekali hiburkan hati isteri dengan menunaikan permintaannya asalkan tidak keterlaluan.

- Isteri mungkin kecewa jika suami gagal mengingati tarikh penting dalam hidup mereka seperti ulang tahun perkahwinan dan kelahiran. Hargailah isteri dengan ucapan atau pemberian.

- Suami yang pendiam, dingin dan pasif dengan isteri sebenarnya gagal mengemudi perkahwinannya dengan baik. Kedinginan suami menyebabkan isteri rasa terpinggir dan tidak dipedulikan.

- Suami yang kurang komunikasi dan interaksi dengan isteri atau keluarga menyebabkan anak dan isteri semakin menjauh daripadanya. Banyakkan sentuhan dan renungilah mata mereka sedalam-dalamnya.

- Suami tidak harus bermata keranjang kerana sikap itu menunjukkan perangai yang tidak matang di samping melukakan hati isteri.

- Suami yang cemburu buta pula adalah suami yang tidak rasional. Cemburu adalah tanda sayang, namun biarlah berpada-pada kerana ia boleh merosakkan kesabaran dan kepercayaan isteri.

- Suami yang cetek ilmu agamanya tidak dapat berfungsi sebagai ketua keluarga dengan cemerlang. Kegagalan memberi nilai rohani kepada mereka membenihkan kemungkaran.

- Usah bandingkan isteri dengan wanita lain kerana setiap manusia mempunyai keistimewaan sendiri. Sudah lumrah kiranya ada kekurangan kerana mereka dijadikan Allah untuk saling melengkapi.

- Elakkan mungkir janji dengan isteri dan anak-anak kerana kegagalan menepati janji pasti akan mengecewakan hati mereka.

- Usah biarkan urusan rumah tangga dan pendidikan anak-anak pada isteri saja. Walaupun isteri diamanahkan membimbing mereka, suami perlu bersama untuk memberi perhatian sewajarnya.

- Suami tidak harus memendam perasaan jika tidak berpuas hati dalam sesuatu perkara. Ia ibarat gunung berapi yang pasti akan meletup bila-bila masa dan boleh memakan diri.

Erti setiap ciuman

Ciuman bukan sekadar perlakuan. Ada makna tersirat yang menggambarkan ‘rahsia’ si pencinta. Ciuman ikhlas untuk sesiapa saja yang kamu kasihi. Asalkan tidak melanggar hukum hakam dan tuntutan agama… Ingat! ciuman untuk tersayang pabila sudah disatukan… Jom intai maksud ciuman si dia…

Ciuman di jari = Si dia mengkagumi kamu.
Ciuman di pipi = Si dia hanya mahu menjadi teman baikmu.
Ciuman di dagu = Kamu sangat ‘cute’!
Ciuman di leher = Dia mahu kamu!
Ciuman di bibir = Dia cinta padamu.
Ciuman di cuping telinga = Mari bergembira dengannya!
Ciuman di mana-mana saja = Kamulah yang terbaik

58 etika kasih sayang

29 NILAI BAIK YANG PERLU DIHAYATI

1 Agungkan Allah dan ingat selalu kelemahan diri kita
2 Amalkan budaya ziarah menziarahi
3 Amalkan budaya bertukar-tukar hadiah
4 Amalkan syura' untuk kepentingan bersama
5 Bertoleransi asal tidak melibatkan dosa
6 Berjabat tangan ketika berjumpa dan ketika hendak berpisah
7 Beri nasihat saudaramu yang meminta nasihat
8 Beri tempat duduk untuk saudaramu disesuatu majlis
9 Bersikap adil dan tidak berat sebelah
10 Baik sangka sesama muslim
11 Bila berhutang hendaklah dibayar
12 Bila bersalah segera minta maaf
13 Hayati budaya suka bertegur sapa
14 Hormat menghormati antara satu sama lain
15 Iringi ke tanah perkuburan jenazah saudaramu
16 Lazimkan solat berjemaah
17 Lakukanlah kebaikan kepada orang yang berbuat jahat kepadamu
18 Lupakan kebaikanmu kepada orang
19 Muliakan tetamu dan layan dgn wajar
20 Muliakan yang tua kasihani dan pimpin yang muda
21 Sentiasa senyum dan manis muka ketika bertemu saudaramu
22 Sertailah suka dan duka saudaramu
23 Tawadhuk sesama muslim
24 Tepati janji bila berjanji
25 Tolong saudaramu yang memerlukan pertolongan
26 Tunaikan jemputan saudaramu
27 Tunaikan zakat dan banyakkan sodaqah
28 Ucapkan salam ketika berjumpa/berpisah
29 Ziarhilah saudaramu yang sakit


29 NILAI BURUK YANG PERLU DIJAUHI
1 Jangan berbisik-bisik sedang saudaramu dimajlis yang sama
2 Jangan berdusta terhadap saudaramu
3 Jangan berpaling muka bila bertemu saudaramu
4 Jangan dedahkan aib saudaramu didepan orang lain
5 Jgn diungkit-ungkit kebaikanmu kepada orang
6 Jangan berdendam
7 Jangan berlaku khianat terhadap orang
8 Jangan ganggu keselamatan jiran
9 Jangan hasad dengki
10 Jangan jadi batu api
11 Jangan jadi gunting dalam lipatan
12 Jangan kedekut
13 Jangan keras kepala
14 Jangan lakukan perkara yang dibenci oleh saudaramu
15 Jangan lupa kejahatan yang anda lakukan kepada orang
16 Jangan mementingkan diri sendiri
17 Jangan memotong cakap orang
18 Jangan mengumpat
19 Jangan memfitnah
20 Jangan menganiaya saudaramu
21 Jangan merampas hak orang
22 Jgn menganiaya kawan kerana ingin naik keatas
23 Jgn sakiti jiran/saudaramu
24 Jgn sombong atau bongkak
25 Jgn suka menenung pintu/tingkap rumah jiran
26 Jgn suka marah ikut nafsu atau perasaan
27 Jgn mencari kesalahan orang
28 Jgn suka menyumpah seranah
29 Jgn terlalu suka berhutang

-------------------------
click from one of he website

nak kekal dalam bercinta...

PERTAMA.
Bersedekahlah kepada orang lain lebih daripada yang mereka perlukan dan lakukanlah dengan penuh kerelaan.

KEDUA.
Kahwinilah lelaki / wanita yang gemar anda berbicara dengannya, kerana kemahiran berbicara antara satu dengan lain akan menjadi lebih penting pabila usia semakin tua.

KETIGA.
Usahlah mempercayai segala perkara yang anda dengari. Berbelanjalah sekadar apa yang ada atau tidurlah seberapa lama yang anda perlu

KEEMPAT.
Apabila kamu berkata, ‘ Aku Cinta Padamu’, maka tunaikanlah.

KELIMA.
Pabila mengatakan, ‘Maaf’, tenunglah matanya.

KEENAM.
Bertunanglah sekurang-kurangnya enam bulan sebelum kamu diijabkabulkan.

KETUJUH.
Percayailah cinta pandang pertama.

KELAPAN.
Usah tertawakan impian orang lain. Manusia tanpa impian tidak memiliki apa-apa.

KESEMBILAN.
Cintailah seseorang dengan sepenuh hati dan penuh kasih sayang. Sungguhpun anda akan berasa seolah-olah diri anda tersiksa, tapi percayalah itulah satu-satunya untuk melengkapkan kehidupan ini.

KESEPULUH.
Jika berlaku perselisihan pendapat, bertengkarlah secara aman. Usahlah menyebut nama sesiapa ketika bertengkar.

KESEBELAS.
Usahlah menilai seseorang berdasarkan peribadi keluarga mereka.

KEDUABELAS.
Berbicaralah dengan tenang dan berfikirlah dengan pantas.

KETIGABELAS.
Apabila seseorang bertanyakan satu soalan yang tidak anda gemari, lontarkanlah senyuman dan bertanyalah padanya,’Kenapa anda ingin tahu?’

KEEMPATBELAS.
Ingatlah bahawa setiap cinta dan pencapaian yang besar akan melibatkan pengorbanan dan risiko yang besar.

KELIMABELAS.
Ucaplah ‘Semoga anda diberkati’ apabila mendengar seseorang bersin.

KEENAMBELAS.
Apabila anda kerugian, janganlah jadi kurang ajar.

KETUJUHBELAS.
Berpeganglah kepada tiga R:
1. Rasa hormat pada diri sendiri;
2. Rasa hormat kepada orang lain;
3. Rasa tanggungjawab terhadap semua tindakan anda

KELAPANBELAS.
Usahlah benarkan pertikaian yang sebesar hama merosakkan sebuah persahabatan yang besar.

KESEMBILANBELAS.
Apabila menyedari bahawa anda telah melakukan kesalahan, usahlah berlengah untuk perbetulkan kesalahan itu.

KEDUAPULUH.
Tersenyumlah ketika menjawab telefon. Pemanggil akan melihatnya daripada suara yang mereka dengar.

KEDUAPULUH SATU
Ada ketikanya anda perlu bersendirian.



Oleh Joseph Janting

petua cinta - 20 tanda lelaki sudah jatuh cinta

1. Lelaki akan bersungguh-sungguh melakukan sesuatu perkara ntuk kekasihnya dengan rela hati bukan kerana terpaksa atau dipaksa.

2. Lelaki akan sentiasa ingin menghiburkan kekasih hatinya dan berubah menjadi orang yang suka berbual.

3. Lelaki akan kerap menasihati dan memberi pandangan kepada kekasihnya sebagai tanda dia menyayangi kekasihnya itu.

4. Kadangkala lelaki cuba menyekat kebebasan kekasihnya kerana wujudnya perasaan cemburu dan curiga.

5. Lelaki sentiasa berasa takut akan kehilangan kekasihnya.

6. Lelaki tidak menyukai sekiranya kekasih hatinya rapat atau berkawan dengan lelaki lain.

7. Apabila kekasihnya tidak memberi tumpuan sepenuhnya, lelaki akan mudah berasa cemburu dan sensitif.

8. Adakalanya lelaki bersikap seperti keanak-anakan kerana mahukan perhatian dan layanan daripada kekasihnya.

9. Lelaki akan berubah menjadi seorang yang rajin dan sanggup membantu kekasihnya melakukan apa sahaja.

10. Lelaki mula pandai merajuk kerana ingin dipujuk oleh kekasihnya.

11. Lelaki akan mula berasa risau dan curiga apabila kekasihnya berjauhan darinya dalam tempoh yang lama.

12. Lelaki akan sentiasa memastikan keselamatan kekasihnya kerana dia lebih mementingkan kekasihnya daripada dirinya sendiri.

13. Lelaki akan kerap bertanyakan sedalam mana cinta kekasihnya terhadap dirinya.

14. Lelaki tidak akan melayan perempuan lain jika tiada urusan penting.

15. Lelaki akan cuba meluangkan lebih banyak masa dengan kekasihnya walaupun terpaksa menunggu.

16. Lelaki akan cuba membanggakan kekasihnya di depan kawan-kawan atau orang lain.

17. Apabila putus cinta, lelaki mudah berasa serik dan wujudnya rasa tidak percaya dengan cinta perempuan lain. Pada masa yang sama, dia mengharapkan kekasihnya kembali.

18. Lelaki menganggap kekasihnya sebagai orang yang paling dipercayainya dan sanggup berkorban apa sahaja termasuk harta mahupun nyawa.

9. Lelaki tidak akan berlaku curang terhadap kekasihnya. Tetapi apabila mereka curang ini bermakna kasih sayang terhadap kekasihnya itu belum sepenuhnya.

20. Tidak semua lelaki sanggup menitiskan air mata hanya kerana seoran perempuan.



--- from lubuk petua warisan----